Kabar kurang mengenakkan datang dari ajang Kejuaraan Asia 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab. Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati, terpaksa menghentikan langkah mereka di babak pertama turnamen bergengsi tersebut. Cedera yang dialami Rehan menjadi penyebab utama mundurnya pasangan yang tengah berjuang di kancah bulutangkis internasional ini.
Pertandingan babak pertama Kejuaraan Asia 2023 mempertemukan Rehan/Lisa dengan wakil Taiwan, Chang Ko-Chi/Lee Chih Chen. Sempat memberikan perlawanan sengit, bahkan memenangkan game pertama dengan skor 21-18, performa Rehan/Lisa terlihat menurun di game kedua yang berakhir dengan kekalahan 15-21. Sayangnya, di awal game penentuan, Rehan tampak tidak dapat melanjutkan pertandingan akibat cedera yang dialaminya, sehingga mereka memutuskan untuk retired pada kedudukan 6-11.
Pelatih ganda campuran Pelatnas PP PBSI, Amon Sunaryo, mengungkapkan bahwa Rehan sebenarnya telah merasakan cedera pada otot antara perut dan pinggangnya sejak dua hari sebelum keberangkatan ke Dubai. Meskipun telah menjalani terapi dan pengobatan setibanya di sana, kondisi cedera tersebut belum membaik sepenuhnya. Rehan mencoba memaksakan diri untuk bertanding, namun pergerakannya menjadi terbatas dan tidak dapat melakukan smes dengan maksimal.
Mundurnya Rehan/Lisa tentu menjadi kerugian bagi kontingen Indonesia di Kejuaraan Asia 2023. Pasangan yang sempat menunjukkan performa menjanjikan ini diharapkan dapat melangkah lebih jauh dalam turnamen. Namun, kondisi fisik yang tidak memungkinkan membuat mereka harus mengakhiri perjuangan lebih awal.
Setelah kembali ke Jakarta, Rehan akan segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti tingkat keparahan cedera yang dialaminya. Diharapkan cedera tersebut tidak Lisa dan Rehan dapat segera pulih serta kembali berlatih untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya.
Cedera otot antara perut dan pinggang yang dialami Rehan sejak sebelum keberangkatan ternyata cukup серьезная dan membatasi pergerakannya secara signifikan, terutama saat melakukan smash. Meskipun telah mendapatkan penanganan medis setibanya di Dubai, kondisinya tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan secara maksimal. Keputusan untuk retired diambil demi menghindari risiko cedera yang lebih parah, mengingat padatnya jadwal turnamen mendatang yang juga menanti Rehan/Lisa. Pemulihan yang optimal menjadi prioritas utama saat ini.
